Selasa, 29 November 2011

Mendesain Pembelajaran Berkualaitas

1 komentar

Dunia guru kembali mendapat perhatian dari instansi pendidikan terkait. Kemarin (28/6) Universitas Kanjuruhan Malang menggelar seminar Internasional dengan tema Mendesain Pembelajaran Berkualitas dunia

yang diikuti oleh lebih dari 1500 peserta.


Dalam acara tersebut hadir beberapa keynote speaker, antara lain Adi W. Gunawan, Frank Beimers (Praktisi pendidikan asal Kanada), Rasiyo (Sekertaris Daerah Provinsi Jatim), dan juga Bambang Warsito (Pembantu Rektor 4 Universitas Kanjuruhan Malang).


Dalam acara yang dihadiri oleh para guru, mahasiswa, dan juga kalangan umum tersebut dikenalkan metode pembelajaran baru yang baru pertama kalinya diperkenalkan di Indonesia.

Sekdaprov Jatim, Rasiyo yang hadir dalam acara itu berpesan kepada para guru agar tidak sekedar memburu sertifikasi, tetapi mereka juga harus meningkatkan kualifikasinya. Karena, menurut mantan kadiknas Jatim ini, 70 persen guru di Jatim masih belum memenuhi kualifikasi. "Masih banyak yang belum sarjana," tegas dia. Padahal, syarat untuk menjadi guru saat ini adalah berpendidikan sarjana.

Whole Brain Teaching adalah metode pembelajaran yang dikenalkan di Amerika utara sejak 1999. Konsep tersebut mengajarkan metode pembelajaran dengan cara mengenali prinsip belajar anak didik yang dibagi menjadi tiga bagian yaitu Visual, Verbal, dan Body/Kinestetic.


Strategi inti dari Whole Brain Teaching adalah bagaimana cara menarik perhatian audience dalam hal ini adalah anak didik sehingga mereka lebih terfokus pada materi yang diberikan guru. “Harus ada interaksi, karena metode pembelajaran yang ada selama ini cenderung menimbulkan kebosanan pada murid,” ujar Frank saat ditemui Malang Post usai acara.


Frank mencontohkan, untuk menarik perhatian murid guru bisa memberikan sahutan atau sapaan sederhana yang harus di jawab oleh murid. “Like we said Class..then our audience says Yes. Then we got they attention,” tegas pria asal Kanada yang telah keliling Asia untuk mengenalkan metodenya tersebut.


Ditempat terpisah, Rektor Universitas Kanjuruhan Malang, Drs. H. Moch. Amir Sutedjo, SH, M.Pd mengatakan bahwa standart sekolah internasional harus dimulai dari penguasaan bahasa inggris, sebab penguasaan bahasa asing akan membuka peluang untuk memperluas wawasan pengetahuan yang akan berdampak pada peningkatan kualitas output tenaga pendidik dari Universitas Kanjuruhan Malang.


Salah satu langkah yang ditempuh oleh universitas pencetak tenaga guru itu adalah dengan memberikan mata kuliah bahasa inggris secara berkesinambungan. “Jika dulu hanya diberikan di semester satu dan dua, kini sudah diterapkan hingga semester akhir, sehingga penggunaan bahasa Inggris itu bisa lebih konsisten dan berkesinambungan,” tegasnya.


Seminar tersebut rencananya akan dihadiri oleh Menkominfo Muhammad Nuh, namun, hingga acara dimulai, menteri kelahiran Surabaya itu tidak nampak dalam ruangan. “Pak Nuh ada urusan mendadak, sehingga tidak bisa datang. Dari Sidoarjo dia langsung ke Surabaya, tidak jadi kesini,” tukas ketua panitia sekaligus pembantu rektor Universitas kanjuruhan Malang, Dr. H. Bambang Warsito, M.Si. (mp)

One Response so far.

  1. Anonim says:

    referensi Strategi WBT ap y?langkah-langkah poembelajaran seperti ap?

Leave a Reply

 
Komunitas Blogger Univ. Kanjuruhan Malang © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here